Ratusan mahasiswa Jurusan Manajemen dan Akuntansi antusias mengikuti kuliah tamu bertajuk 'Menjadi Pahlawan Masa Kini' yang menghadirkan narasumber dari Polda Gorontalo dan Kemenkum Gorontalo.
GORONTALO — Universitas Ichsan Gorontalo (Unisan) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat wawasan akademik mahasiswa. Fakultas Ekonomi Unisan menggelar Kuliah Tamu bertajuk "Menjadi Pahlawan Masa Kini dengan Menjaga dan Melindungi Hak Kekayaan Intelektual" pada Sabtu, 2 Mei 2026, bertempat di Aula Lantai 3 Universitas Ichsan Gorontalo. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WITA dan dihadiri oleh seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi dari Jurusan Manajemen dan Akuntansi.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dekan Fakultas Ekonomi, DR. Musafir, SE., M.Si., ini diharapkan mampu membuka cakrawala berpikir mahasiswa tentang pentingnya perlindungan kekayaan intelektual, baik dalam dunia akademik maupun dunia usaha. Dalam sambutannya, DR. Musafir menegaskan bahwa generasi muda tidak hanya dituntut untuk cerdas secara akademik, tetapi juga harus memiliki kesadaran hukum, khususnya dalam melindungi karya dan inovasi yang mereka hasilkan.
"Melindungi hak kekayaan intelektual adalah bentuk kepahlawanan nyata di era modern ini. Inovasi tanpa perlindungan hukum ibarat membangun istana di atas pasir."
— Kompol Evendy Abdul, S.A.P., S.H., M.Si., Waka SPN Polda Gorontalo
Pertama, Kompol Evendy Abdul, S.A.P., S.H., M.Si., yang menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Polisi Negara (Waka SPN) Polda Gorontalo, memaparkan perspektif hukum dan penegakan aturan terkait pelanggaran hak kekayaan intelektual di Indonesia. Beliau menekankan bahwa kasus pembajakan, plagiarisme, dan pemalsuan produk masih marak terjadi, dan generasi muda memiliki peran strategis untuk menjadi garda terdepan dalam memberantasnya.
Sementara itu, narasumber kedua, Mananga P. Biantong, S.H., M.H., selaku Kepala Bidang Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Gorontalo, memberikan pemaparan mendalam mengenai prosedur pendaftaran hak kekayaan intelektual, mulai dari merek, paten, hak cipta, hingga desain industri. Mananga mendorong mahasiswa untuk segera mendaftarkan karya-karya inovatif mereka sejak dini agar terlindungi secara hukum.
Sesi tanya jawab berlangsung sangat dinamis dan interaktif. Para mahasiswa dari Jurusan Manajemen dan Akuntansi terlihat antusias mengajukan pertanyaan seputar perlindungan merek usaha, hak cipta karya tulis ilmiah, hingga peluang bisnis yang berlandaskan inovasi berlisensi. Suasana aula yang penuh sesak mencerminkan tingginya minat mahasiswa terhadap isu-isu hukum yang relevan dengan dunia bisnis dan akademik.
Kegiatan ini dipandu oleh moderator Mala Ilyas, S.H., M.H., Dosen Fakultas Hukum Universitas Ichsan Gorontalo, yang berhasil membawa jalannya diskusi dengan santai namun tetap substansial. Kuliah tamu ini ditutup dengan sesi foto bersama antara seluruh peserta, narasumber, dan jajaran pimpinan Fakultas Ekonomi Unisan.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Ekonomi Universitas Ichsan Gorontalo berharap mahasiswa tidak hanya menjadi lulusan yang kompeten di bidang ilmu ekonomi, manajemen, dan akuntansi, tetapi juga menjadi individu yang sadar hukum, inovatif, dan mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa menjadi pahlawan masa kini dalam artian yang sesungguhnya.
Galeri Foto 2
Bagaimana pendapatmu tentang artikel ini?
0 reaksi
0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Artikel Terkait
Universitas Ichsan Gorontalo Resmi Sambut Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2026/2027
Fakultas Ilmu Komputer Unisan Gorontalo Gelar Seminar Teknologi dan Tandatangani MOA dengan Pemerintah Kecamatan Dumbo Raya serta Dua Sekolah
UNISAN Bangga, Dosen Tetap Fakultas Ekonomi Raih Gelar Doktor Ilmu Akuntansi Universitas Brawijaya
Perguruan Tinggi Yayasan Pengembangan Ilmu Pengatahuan dan Teknologi (YPIPT) Ichsan Gelar Workshop Transformasi AI Berbasis Google Workspace for Education
Cerdas Berinvestasi di Era Digital, BEM FE Universitas Ichsan Gorontalo Gelar Seminar Khusus Mahasiswa